Lakukan Penjaminan Mutu, Lima Itjen Saling Beri Gambaran

Lakukan Penjaminan Mutu, Lima Itjen Saling Beri Gambaran

Like
53
0
Rabu, 20 September 2017
ARTIKEL PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN

(Jakarta / Itjen Kemendikbud) Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) melaksanakan kegiatan Penjaminan Mutu (Quality Assurance) telaah sejawat AAIPI di Ruang Sidang Lt. 6 Gedung B Kemendikbud, Rabu (20/9).

Kegiatan dibuka oleh Sanusi selaku Sekretaris Itjen Kemendikbud. Sanusi menyambut baik kehadiran kelima tim telaah sejawat yang telah melaksanakan program telaah sejawat terhadap lima Kementerian lainnya tahun 2017. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja dari seluruh tim penelaah sejawat dan juga meningkatkan silaturahim antar tim,” katanya pada saat membuka kegiatan.

Inspektur Jenderal Kemendikbud Daryanto selaku Ketua Komite Telaah Sejawat ketika memberikan arahan mengatakan bahwa dengan telah selesainya lima Itjen kementerian melaksanakan telaah sejawat dapat memberikan gambaran serta dapat melakukan komparasi yang seimbang, satu dengan lainnya. “Lima ini sudah bisa memberikan gambaran untuk saling melihat dan memastikan apa yang dilakukan apakah sudah seimbang satu sama lainnya. Intinya dalam proses ini harus objektif dan tidak ada unsur intervensi,” jelas Daryanto.

Peserta pelaksanaan kegiatan penjaminan mutu merupakan tim telaah sejawat dari beberapa Itjen Kementerian, yaitu Itjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Itjen Kementerian Keuangan, Itjen Kementerian Perhubungan, Itjen Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Itjen Kementerian Agama.

Hadir sebagai narasumber adalah Roberth Gonijaya selaku Inspektur VII Kementerian Keuangan, Fuad Wiyono (Inspektur Investigasi Itjen Kemendikbud), serta Ari Sufianto (Auditor Itjen Kemenkeu). Dalam kesempatan ini disampaikan hasil penilaian oleh kelima tim penelaah serta penyamaan persepsi teknis penelaahan.

Program penjaminan dan pengembangan mutu audit dapat dilakukan lewat cara penilaian internal dan eksternal. Penilaian internal dilakukan melalui supervisi, sedang penilaian eksternal dilakukan dengan tiga cara, salah satunya adalah Telaah sejawat oleh APIP lainnya. Berbagai keuntungan dapat dipetik saat melakukan telaah sejawat, diantaranya menjadi benchmarking bagi APIP lainnya, menjadi bukti tingkat kesesuaian aktivitas APIP dengan standar yang berlaku, menjamin bahwa aktivitas APIP mengikuti praktik yang sesuai dengan standar AAIPI, serta sebagai bukti kepada pemangku kepentingan tentang kualitas APIP. Pada tahun 2017, Itjen Kemendikbud melakukan telaah sejawat pada Itjen Kemendagri dan memberi nilai 63,47, setelah hasil penjaminan mutu pada hari ini, hasil telaah sejawat menjadi 67,17. (MBS)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Menu Title